Info

Pahami Beberapa Jenis Investasi Properti

Spread the love

Keberhasilan dalam melakukan sebuah investasi tentu saja dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mendukungnya. Bagi kalian yang tertarik melakukan investasi properti, faktor lokasi bisa dibilang sangat menentukan keberhasilan dari investasi tersebut. Namun ternyata selain hal itu ada faktor lain yang harus kalian perhatikan dengan benar.

Beberapa Jenis Investasi Properti

Untuk jenis investasi properti ini sendiri terdapat beberapa macam jenis. Namun usahakan ketika akan berinvestasi pilihlah investasi properti yang nantinya kalian bisa mendapatkan pendapatan rutin dari sana. Percuma saja jika kalian berinvestasi properti namun tidak mendapatkan hasil dari sana.

Bagi kalian yang mungkin sedikit bingung jenis investasi apa saja yang bisa digunakan untuk menambah penghasilan dengan pendapatan rutin setiap bulan atau tahunnya. Jika kalian tidak mendapatkan pendapatan rutin dari investasi yang kalian miliki tentu saja kalian akan kehilangan pendapatan pasif yang diinginkan. Kalaupun tidak bisa menambah penghasilan pasif, bagi kalian yang sudah mengeluarkan banyak modal untuk berinvestasi tidak bisa mengembalikannya dengan cepat. Berikut ini adalah beberapa jenis investasi tersebut.

  • Bangunan Untuk Ritel

Jenis investasi yang pertama yaitu investasi properti dimana bangunan tersebut bisa digunakan untuk ritel maupun perdagangan. Contoh bangunan ini seperti mall dan juga ruko yang sangat mudah kalian temui. Bila kalian mau melihat dari perspektif ekonomi maka properti untuk ritel tadi memiliki kinerja yang baik terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Terlebih lagi saat ini pertumbuhan ritel di Indonesia sedang tinggi-tingginya. Untuk beberapa hal yang mempengaruhi properti jenis ini biasanya faktor lokasi, tingkat pendapatan, kepadatan penduduk kemudian juga pertumbuhan penduduk. Jika lokasi yang kalian temukan strategis kemudian memiliki banyak penduduk dengan tingkat pendapatan yang tinggi maka usaha properti tersebut akan berkembang dengan baik.

Untuk masalah pendapatan dalam bentuk pengembalian modal bisa dikatakan akan lebih stabil. Hal ini karena penyewa bangunan untuk ritel biasanya akan menyewa bangunan dalam jangka waktu yang lumayan lama, selain itu para pengecer yang ada di dalamnya juga akan sangat jarang berpindah-pindah.

  • Bangunan Untuk Kantor

Untuk kalian yang tinggal di kota besar dan juga lokasinya merupakan pusat bisnis maka kalian bisa menginvestasikan properti dalam bentuk bangunan kantor. Biasanya perusahaan yang sedang berkembang membutuhkan ruangan sementara untuk mengurus berbagai macam keperluan mereka. Selain itu investasi jenis ini dipercaya mampu memberikan profit yang lebih besar bila dibandingkan dengan jenis investasi properti lainnya.

Selain mampu memberikan profit tinggi ternyata investasi properti jenis ini juga memiliki kekurangan. Kekurangan yang ada salah satunya yaitu biaya perawatan yang lumayan tinggi, sehingga jika kalian tidak memiliki pelanggan yang menyewa bangunan kantor bukan tidak mungkin kalian akan sangat terbebani dengan biaya perawatannya yang sangat besar. Sehingga nantinya pendapatan dan pengeluaran tidak akan seimbang.

  • Bangunan Untuk Industri

Untuk kalian yang menginginkan investasi properti namun dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan dua jenis investasi yang sudah disebutkan diatas maka pilihannya jatuh pada investasi properti industri. Beberapa jenis bangunan yang termasuk ke dalam jenis ini biasanya digunakan untuk tempat penelitian, manufaktur, pergudangan, lokasi distribusi dan juga pengembangan usaha.

Sebelum berinvestasi pada jenis usaha ini maka ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan. Hal pertama yaitu ketinggian pada langit-langit bangunan, kemudian perhatikan apakah lokasi bangunan berdekatan dengan transportasi utama hal ini tentu saja sangat berpengaruh. Kemudian jika digunakan sebagai gudang perhatikan juga masalah kapasitasnya dalam memuat barang.

  • Bangunan Tempat Tinggal

Bagi kalian yang menginginkan investasi lebih stabil mungkin pilihan yang paling tepat yaitu properti untuk hunian atau tempat tinggal. Hal ini karena bagaimanapun kondisi ekonomi yang ada, masyarakat tetap butuh yang namanya tempat tinggal. Enaknya lagi jika kalian menyewakan properti tersebut maka biaya operasional bisa dibagi dengan pihak penyewa, namun hal tersebut tentu saja harus dibuat kesepakatan terlebih dahulu. Jika tidak adanya kesepakatan tentu saja biaya operasional akan dibebankan kepada kalian selaku pemilik rumah.

Pilih Jenis Yang Paling Sesuai Kebutuhan

Beberapa jenis investasi yang telah disebutkan tadi merupakan jenis investasi yang mana kalian bisa mendapatkan penghasilan cukup stabil dari sana. Penghasilan tersebut berasal dari uang sewa bangunan baik bulanan bahkan tahunan. Sebelum memilih salah satu jenis investasi diatas sebaiknya perhatikan faktor keuntungan serta kerugiannya kemudian cari yang paling pas dengan kalian.

Jika kalian lalai dalam memilih jenis investasi yang tepat maka bisa saja yang tadinya ingin mendapatkan keuntungan, hanya akan mendapatkan kerugian nantinya. Maka dari itu pikirkan jangka panjang apakah investasi yang kalian pilih akan berkembang baik atau tidak. Ada baiknya kalian berkonsultasi dengan pihak yang sudah berpengalaman sehingga kalian mendapatkan gambaran yang jelas. Walaupun kalian memiliki modal yang sangat banyak namun kalian tetap harus melangkah dengan hati-hati dan meminta saran kepada yang sudah ahli.